Jakarta, Technologue.id — Dunia golf profesional kembali dihebohkan oleh insiden langka di lapangan. Caddie bernama Cliff Ellis secara mengejutkan meninggalkan tas pemain PGA Tour, Alejandro Tosti, di tengah ronde pertama Biltmore Championship Asheville. Peristiwa itu terjadi di lapangan The Cliffs at Walnut Cove, North Carolina, dan terekam jelas oleh kamera Golf Channel.

Momen tersebut memperlihatkan Ellis melepas bib caddie-nya lalu berjalan meninggalkan Tosti di fairway hole ke-18. Padahal, hole itu baru menjadi hole kesembilan bagi keduanya di ronde pertama. Tosti pun terpaksa melanjutkan sembilan hole tersisa dengan bantuan seorang penonton yang ia tarik dari galeri.

Insiden ini langsung menjadi sorotan publik golf internasional karena jarang terjadi di level PGA Tour. Hubungan antara pemain dan caddie memang kerap diuji, tetapi berhenti di tengah ronde adalah hal yang sangat tidak biasa. Publik pun menunggu penjelasan resmi dari kedua pihak mengenai pemicu keretakan hubungan mereka.

Beberapa hari setelah kejadian, Ellis akhirnya angkat bicara dan membagikan versi ceritanya. Ia menumpahkan kronologi lengkap melalui wawancara dengan The Tee Box Golf Show. Ellis mengaku hubungan kerjanya dengan Tosti sejak CJ Cup pada Mei lalu berjalan cukup berat dan penuh ketegangan.

Meski demikian, Ellis tetap memberikan penilaian positif terhadap karakter Tosti di luar lapangan. Ia menyebut Tosti sebagai pria yang sangat baik dan ramah kepada para penggemar. Namun, menurut Ellis, dinamika di dalam lapangan berjalan sangat berbeda dari citra tersebut.

Ellis mengungkapkan bahwa sepanjang pekan turnamen, banyak hal aneh dan di luar batas terjadi antara dirinya dan Tosti. Ketegangan itu memuncak pada Kamis pagi ketika keduanya sedang melakukan pemanasan di driving range. Saat itu, mereka terlibat perselisihan kecil hanya karena penempatan tas golf.

“Seluruh pekan benar-benar kacau,” ujar Ellis dalam wawancara tersebut. Ia mengaku berusaha menenangkan situasi dan mengajak Tosti kembali fokus menghadapi ronde. Namun, suasana hari itu tetap berjalan buruk dan tidak kunjung membaik hingga pertengahan ronde.

Caddie quits on PGA Tour pro — midway through round

Puncak konflik terjadi di hole ke-18, yang merupakan hole kesembilan hari itu. Tosti memiliki sisa jarak 136 yard menuju green dan berhasil menempatkan bola mendekati lubang. Reaksi gemuruh penonton di belakang green menandakan bahwa pukulan wedge Tosti sangat bagus dan berpeluang besar untuk birdie.

Saat Ellis mengangkat tas, Tosti tiba-tiba mempertanyakan keberadaan payung di dalam tas tersebut. Ellis menjawab bahwa payung diperlukan untuk mengantisipasi hujan atau melindungi diri dari terik matahari. Ia menambahkan bahwa Tosti memang sering membuka payung saat berjalan di bawah sinar matahari.

Menurut Ellis, Tosti merespons dengan nada meremehkan dan menyebut keberadaan payung sebagai hal bodoh. Ellis lalu membalas dengan bertanya apakah Tosti yang akan membawa tas itu, sehingga ia mempertanyakan mengapa hal tersebut menjadi masalah bagi pemainnya. Percakapan itu dengan cepat berubah menjadi pertengkaran.

Ellis mengaku mencoba meredakan situasi dengan kode tangan yang biasa mereka gunakan untuk kembali fokus. Namun, Tosti justru melontarkan serangan personal dengan kata-kata yang tidak pantas diucapkan. Dalam video yang beredar, terlihat Ellis menunjuk ke arah dirinya sendiri seolah tidak percaya dengan ucapan tersebut.

“Saya bilang, saya akan beri kamu kesempatan menarik ucapan itu dan kita lanjut,” kata Ellis. Namun, Tosti disebut justru mengulangi ucapannya. Ellis pun memutuskan bahwa ia sudah tidak tahan lagi dan menyatakan berhenti dari pekerjaannya sebagai caddie Tosti saat itu juga.

Tosti sempat tidak percaya dan bertanya apakah Ellis serius dengan keputusannya. Ellis menjawab dengan tegas bahwa ia tidak bercanda dan mempertanyakan siapa yang mau menanggung perlakuan seperti itu. Setelah itu, ia benar-benar meninggalkan lapangan dan tidak kembali mendampingi Tosti.

Team USA was on the ropes at the Presidents Cup. Then came a Scottie Scheffler lightning bolt

Sebelumnya, Tosti sempat memberikan keterangan berbeda kepada Golfweek. Ia mengaku mengira Ellis hanya pergi ke toilet saat momen di hole ke-18 tersebut. Pernyataan itu menunjukkan bahwa Tosti tidak menyangka rekan kerjanya benar-benar meninggalkan tugas di tengah ronde.

Setelah insiden tersebut, Tosti menyelesaikan ronde pertamanya dengan skor 72. Pada ronde kedua, ia tampil bersama caddie baru dan mencatatkan skor 71. Meski demikian, kombinasi skor tersebut tidak cukup untuk melewati cut dan ia harus tersingkir dari turnamen.

Ellis menyatakan bahwa ia belum mendengar kabar apa pun dari Tosti sejak kejadian itu. Kendati demikian, ia membuka peluang untuk kembali bekerja sebagai caddie bagi pemain lain di masa depan. Selama karier bersama Tosti, keduanya hanya berhasil melewati cut sebanyak tiga kali.

Saat ini, Tosti berada di peringkat 188 dalam klasemen FedEx Cup fall rankings. Posisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Tosti untuk memperbaiki performanya di sisa musim. Insiden bersama Ellis tentu menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya di PGA Tour.

Bagi para penggemar golf, kisah ini menjadi pengingat bahwa hubungan pemain dan caddie bukan sekadar soal teknis di lapangan. Komunikasi, rasa hormat, dan pengendalian emosi menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah tim. Tanpa itu, kerja sama sebaik apa pun berpotensi runtuh dalam sekejap.

[ META_DESCRIPTION] Caddie Alejandro Tosti, Cliff Ellis, berhenti di tengah ronde Biltmore Championship. Ia buka suara soal pemicu pertengkaran dengan Tosti.