Biznet Bidik Indonesia Timur, Manado Jadi Kandidat Hub Internet InternasionalJeep Wrangler Goldilocks Masuk Indonesia, Unitnya Sangat TerbatasEvolusi Grafis Konsol: Dari Chip Fixed-Function ke GPU ModernBitdefender Gandeng PT GIA Perluas Perlindungan Siber di IndonesiaJangan Abaikan! Begini Cara Cek Security Update di HP AndroidApple Siap Perkenalkan Perangkat Smart Home BaruAS Tangguhkan Program Green Card Microsoft dan AdobePengiriman PC Global Anjlok, Harga Komputer Diprediksi Tetap MahalLaptop Premium Microsoft Siap Tantang MacBook Pro M5Rencana JLM Bangun Kabel Laut BTI 4.486 Km, Hubungkan Batam hingga Manado
📱 Baca Lebih Cepat di AplikasiPasang Technologue langsung dari browser — tanpa Play Store!
Technologue.id, Jakarta - Galaxy Fold adalah salah satu smartphone yang terbilang cukup revolusioner buatan Samsung. Dan dikarenakan menggunakan layar yang bisa dilipat, mereka memastikan bahwa kualitasnya pun harus tetap terjaga meski layarnya dilipat berkali-kali.
Mengutip dari TheVerge (27/03/19), baru-baru ini Samsung mengupload sebuah video berdurasi singkat melalui channel resminya, Samsung Newsroom di YouTube yang memperlihatkan pengujian layar smartphone Galaxy Fold.
Dari video yang berdurasi 34 detik tersebut, terlihat sederetan smartphone Samsung Galaxy Fold yang masing-masing diletakkan di atas sebuah mesin mekanik. Mesin tersebut secara otomatis akan membuka dan menutup lipatan layar dari smartphone tersebut berkali-kali dengan kecepatan tertentu.
Walaupun tidak disebutkan berapa kali layar Galaxy Fold dilipat dan dibuka, melalui video tersebut tampaknya Samsung ingin memamerkan bahwa smartphone tersebut memiliki layar yang tangguh dan tidak akan bengkok ketika diuji coba (stress test) dengan skenario tersebut.
Sebelumnya, Samsung sendiri sempat menjanjikan bahwa layar pada Galaxy Fold setidaknya bisa bertahan hingga 200.000 kali lipatan. Itu artinya, jika pengguna melipat dan membuka layar tersebut selama 100 kali sehari, layar dapat tahan hingga 5 tahun.